Logo
SD Negeri Merak 2 - Kec. Dempet - Demak

Qur'an and Digital, Techonlogy Based School

Bangun Budaya Belajar Mendalam, Guru SDN Merak 2 Desiminasikan Inovasi S-E-R-A-T 4D+ di KKG

Pembelajaran mendalam

Author

SDN Merak 2

21 April 2026

Bangun Budaya Belajar Mendalam, Guru SDN Merak 2 Desiminasikan Inovasi S-E-R-A-T 4D+ di KKG
Foto: Dokumentasi Diseminasi

DEMPET – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, Ibu Jumiati, S.Pd., guru dari SD Negeri Merak 2, melakukan diseminasi inovasi pembelajaran pada kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Gajah Mada Dabin 2, Kecamatan Dempet, Sabtu (18/4/2026) di SD Negeri Balerejo 2. Kegiatan ini dihadiri oleh guru kelas 3 dan 4 dari 11 sekolah yang berada di wilayah Dabin 2.

Inovasi yang dipaparkan adalah S-E-R-A-T 4D+ (Student Evidence Reflection and Tracking 4D+). Inovasi ini lahir sebagai solusi atas rendahnya kualitas refleksi siswa dan pengelolaan portofolio yang tidak terorganisir, yang selama ini menyebabkan pembelajaran cenderung bersifat superfisial atau dangkal.

 

"S-E-R-A-T 4D+ hadir sebagai ekosistem media reflektif yang mengintegrasikan data digital dan visual untuk mentransformasi budaya belajar siswa melalui penguatan metakognisi dan manajemen portofolio yang rapi," ujar Ibu Jumiati dalam paparannya. S-E-R-A-T 4D+ mengusung empat pilar utama, yaitu:

  • Digital Ecosystem: Wadah digital (Google Sites dan Padlet) untuk memastikan bukti belajar siswa terdokumentasi dengan rapi dan tidak tercecer.
  • Display Ecosystem: Papan pelacak fisik (Tracker Board) di kelas untuk memvisualisasikan progres belajar siswa secara transparan.
  • Data Ecosystem: Dashboard analitik yang mengubah refleksi kualitatif menjadi skor metakognisi terukur (Level 1-4).
  • Development Ecosystem: Sistem penghargaan berbasis evolusi karakter, seperti "Bintang Inspiratif," untuk membangun motivasi intrinsik siswa.

Simbol "+" (Plus) dalam inovasi ini melambangkan kolaborasi refleksi 360 derajat yang melibatkan guru, rekan sebaya, dan orang tua, serta penguatan nilai spiritual muhasabah dan kearifan lokal mulat sariro. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai kelas sebesar 15% dan penguatan karakter mawas diri pada siswa.

 

Inovasi ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Ibu Hastuti, guru SDN Karangrejo 2, menyampaikan ketertarikannya terhadap sistem ini. Menurutnya, portofolio digital dalam S-E-R-A-T 4D+ sangat membantu guru dalam menata hasil belajar murid. "Adanya portofolio digital ini membuat hasil karya siswa tidak hanya tersimpan, tetapi juga dapat dinikmati oleh orang lain, dan yang terpenting, orang tua dapat langsung melihat perkembangan dan hasil karya putra-putrinya," ungkap Ibu Hastuti.

 

Melalui diseminasi ini, diharapkan inovasi S-E-R-A-T 4D+ dapat direplikasi oleh guru-guru lain di Kecamatan Dempet untuk menciptakan budaya Deep Learning (belajar mendalam) yang lebih bermakna bagi siswa sekolah dasar. (Mia)

Komentar

0 pemikiran pembaca

Tulis Komentar