Dempet, 27 September 2025 – Dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini, SDN Merak 2 Dempet menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di ruang Laboratorium PAI. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SDN Merak 2 dan menghadirkan narasumber Aipda Puspo Widodo, Babinkamtibmas Polsek Dempet.
Dalam paparannya, Aipda Puspo menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenisnya, serta bahaya besar yang ditimbulkan. Ia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa setiap hari sedikitnya 50 orang meninggal di Indonesia akibat penyalahgunaan narkoba.
“Ini sangat memprihatinkan. Sebagai murid jangan sekali-kali mendekati narkoba. Salah satu pintu masuk narkoba adalah rokok, maka anak-anak jangan sampai merokok. Dampaknya buruk bagi kesehatan,” tegasnya.
Aipda Puspo juga mengingatkan bahwa saat ini narkoba hadir dalam bentuk yang semakin beragam, bahkan dikemas dalam minuman, permen, hingga produk yang menyasar anak sekolah. Selain itu, ia menegaskan bahwa hukuman bagi pengguna maupun pengedar narkoba tidak main-main.
“Bagi pengedar, ancamannya bisa penjara seumur hidup hingga hukuman mati,” tambahnya.
Kepala SDN Merak 2, Bapak Mulyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi sekolah terhadap bahaya narkoba.
“Baru-baru ini ditemukan kasus es mony di sekitar Demak. Jangan sampai anak-anak kita ikut terpapar. Dengan kegiatan ini saya berharap siswa lebih paham jenis-jenis narkoba yang harus dihindari dan bahayanya bagi masa depan mereka,” ungkapnya.
Salah satu siswa kelas 3, Haidar, menyampaikan kesannya dengan polos setelah mengikuti sosialisasi.
“Saya senang bisa belajar bareng pak polisi. Saya jadi lebih tahu bahaya narkoba, ternyata bisa bikin orang meninggal. Jadi saya harus menjauhinya, seperti minuman keras dan obat-obat terlarang,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SDN Merak 2 berkomitmen menanamkan kesadaran sejak dini agar generasi muda terhindar dari jerat narkoba dan tumbuh menjadi pribadi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.